Karena Enam fakta ini, Islam Melarang Umatnya Mengkonsumsi Daging Babi

Jika ingin sehat makanlah makanan yang sehat dan toyib. Allah memerintahkan kita agar memilih makanan yang baik dan sehat. toyib yang dimaksud adalah makanan yang halal, sehat dan bermanfaat bagi tubuh kita. Kenapa harus sehat? jawabnya jika tidak sehat maka sudah pasti akan merugikan kesehatan. Jika tidak halal dan tidak baik, tentu akan berpengaruh terhadap ahlak dan prilaku kita. Nah.. Jika berbicara masalah halal dan haram suatu makanan, anda pasti sudah tahu bahwa daging babi itu haram dimakan oleh seorang muslim. Lalu jika suatu saat anda mendapat pertanyaan mengapa umat islam diharamkan memakan daging babi, anda bisa menjawabnya dengan penjelasan enam fakta dibawah ini.
  1. Konsumsi Daging Babi jelas dilarang oleh Allah dalam Alquran: dalam kitab suci Alquran, Allah SWT melarang umat islam konsumsi babi. Dan larangan tersebut sudah jelas ada di dalam 4 surat AlQur’an yaitu ada di surat 2:173, 5:3, 6:145 dan 16:115.  “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, “ [Al-Qur’an 5:3]
    Karena Enam fakta ini, Islam Melarang Umatnya Mengkonsumsi Daging Babi
  2. Babi tidak dapat disembelih dileher: Apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? karena mereka tidak memiliki leher. sesuai dengan anatomi alamiahnya? Bagi orang muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Hal inilah salahsatu jawaban kenapa babi dilarang dikonsumsi oleh muslim.
  3. Daging Babi itu kotor dan bau: katanya Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing yang timbul pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tersebut disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging). Makanya daging babi selalu bau dan terkesan kotor.
  4. Babi itu tergolong hewan yang rakus dan jorok: jorok dan kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia melahap semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, dan memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapanny. Babi juga termasuk satu-satunya hewan mamalia yang memakan tanah, ia memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Makanya Kulit orang yang biasa memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
  5. Daging babi Menyimpan cacing pita yang berbahaya: Penyakit-penyakit cacing pita merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang dapat terjadi karena mengonsumsi daging babi. Cacing berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar). Fakta diberitakan ada laki-laki asal China menderita sakit dikarenakan di dalam tubuhnya terdapat ribuan bahkan jutaan cacing pita. Sebelum jatuh sakit ia memang terbiasa konsumsi daging babi.
  6. Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus & kolon: Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000.
Nah sahabat.. hal diatas perlu juga anda ketahui. Sudah jelas bukan.. Allah melarang sesuatu, karena memang ada hal yang akan membuat bahaya dan mudhorat umatnya dan dibalik larangannya ada hikmah baik untuk umatnya. Semoga bermanfaat.. dan semoga Allah melindungi kita dari hal-hal yang haram dan dilarangNya. aamiin

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Karena Enam fakta ini, Islam Melarang Umatnya Mengkonsumsi Daging Babi"

Post a Comment