Bohong Pada Status/Gelar Saat Akad Nikah Apakah Pernikahan Tetap Sah? Ini Jawabannya

Ada seorang wanita bertanya tentang kebohongan status suaminya sebelum menikah, Apakah pernikahannya sah karena sang suami telah membohongi saya.


Saya mau cerita tentang pernikahan saya yang berjalan sudah 2 tahun dan seiring jalanya waktu ternyata suami saya ialah seorang duda mempunyai anak dan sudah bercerai.

Sangat sakit saat mengetahuinya, apakah pernikahan itu sah karena beliau telah membohongi seluruh keluarga saya dan di depan pak penghulu?apa kah pernikahan kami harus diulang kembali?

Jawaban:

Jika ditanya mengenai hukum sah atau tidak pernikahan tersebut, maka jawabannya adalah sah, dan tidak perlu pernikahan ulang, karena urusan sah atau tidak terkait dengan syarat sah dan terpenuhinya rukun nikah.

Apa yang menjadi syarat sah dan rukun nikah?
Rukun nikah ada lima, yaitu:
Zaujah ( calon istri)
zauj (calon suami)
wali
dua saksi
Shighat (lafadz yang berupa ijab dan qobul)
Sedangkan syarat sah nikah ada beberapa:
Islam
Tidak ada paksaan bagi calon pengantin laki-laki
Belum mempunyai empat istri
Mengetahui kalau wanitanya sah untuk dijadikan istri, seperti sang wanita bukan mahram

mengetahui walinya dalam akad nikah

Tidak dalam keadaan Ihram Haji atau Umrah

Jadi urusan apakah si suami bohong pada isterinya bahwa ternyata dia sudah punya istri sebelumnya, tidak ada kaitannya dengan syarat sah sebuah akad nikah.

Akan tetapi tentu saja amat disayangkan jika selama 2 tahun menjalankan pernikahan ini, suami telah berakhlak buruk dengan membohongi Anda dan keluarga dengan statusnya. Inilah yang perlu suami Anda perbaiki sehingga tidak terjadi lagi kebohongan di masa mendatang.

Semoga tercerahkan.


Sumber : ummi-online.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bohong Pada Status/Gelar Saat Akad Nikah Apakah Pernikahan Tetap Sah? Ini Jawabannya"

Post a Comment